Keamanan dari Program Jahat
- Jelaskan apa yang dimaksud dengan program jahat! Sebutkan contoh program jahat!
Program Jahat adalah aplikasi atau kode berbahaya yang merusak atau mengganggu perangkat titik akhir sehingga tidak bisa berjalan normal. Saat perangkat terinfeksi program jahat, Anda mungkin mengalami akses yang tidak sah, data disusupi, atau terkunci dari perangkat hingga Anda membayar uang tebusan. Program Jahat Ancaman canggih terhadap sistem komputer adalah program yang mengeksploitasi kelemahan sistem komputasi.
Contoh-contoh program jahat, yaitu :
- Trapdoor adalah jebakan yang digunakan untuk menjebak administrator agar menjalankan perintah tertentu yang nantinya dengan perintah tersebut penyusup bisa mendapatkan jalan untuk mendapatkan previlege root.
- Trojan adalah program yang dibuat seperti program baik dan berguna pada pengguna komputer (crack, game, atau program lain) yang ketika diinstal dalam komputer dapat memata-matai, mecuri data, dan mengirimkan ketukan keyboard ke alamat yang telah ditentukan oleh pembuatnya tanpa diketahui oleh pengguna komputer tersebut.
- Bacteria adalah program yang mengkonsumsi sumber daya sisstem dengan mereplikasi dirinya sendiri. Bacteria tidak secara eksplisit merusak file. Tujuan program ini hanya satu yaitu mereplikasi dirinya.
- Logic bomb : logik yang ditempelkan pada program komputer agar memeriksa suatu kumpulan kondisi di sistem. Ketika kondisi-kondisi yang dimaksud ditemui, logik mengeksekusi suatu fungsi yang menghasilkan aksi-aksi tak diotorisasi.
- Virus : Kode yang ditempelkan dalam satu program yang menyebabkan pengkopian dirinya disisipkan ke satu program lain atau lebih, dengan cara memodifikasi program-program itu.
- Worm : Program yang dapat mereplikasi dirinya dan mengirim kopian-kopian dari komputer ke komputer lewat hubungan jaringan. Begitu tiba, worm diaktifkan untuk mereplikasi dan progasai kembali. Selain hanya propagasi, worm biasanya melakukan fungsi yang tak diinginkan.
2. Jelaskan apa saja akibat yang ditimbulkan dari program jahat!
- Merubah tampilan website: Program ini dapat membantu peretas untuk melakukan website defacements, yaitu mengubah tambilan situs web. Serangan ini biasanya dapat membuat pengunjung website menjauh karena website Anda akan diisi dengan pesan-pesan negatif yang dapat menyinggung pengunjung web Anda.
- Memuat iklan berisi malware ( Malvertising ): serangan yang dilakukan dengan menyuntikkan dan menyebarkan malware melalui iklan online di dalam situs website. Biasanya pengunjung web dapat terinfeksi melalui dua cara. Pertama, yaitu ketika pengunjung mengklik iklan di dalam website, dan yang kedua adalah dengan metode “drive-by” dimana pengunjung dapat terinfeksi hanya dengan mengunjungi website yang memasang iklan jahat. Jika hal ini terjadi maka malware juga dapat menginfeksi komputer yang sedang digunakan.
- Peretas mendapat akses ke dalam situs web sehingga mereka dapat masuk ke dalam situs web Anda. Dampaknya, peretas dapat mengambil data sensitif pelanggan, mengubah tampilan situs web, dan lain-lain.
- Tidak muncul dari list hasil mesin pencari Google dan mesin pencari populer lainnya akan meninjau situs web mana saja yang telah terinfeksi , dan menghapusnya dari hasil pencarian.
3. Sebutkan dan jelaskan tindakan apa saja yang dilakukan sebagai antisipasi terhadap program jahat!
- Install Antivirus: Software antivirus akan melindungi device dari file dan program mencurigakan yang mengancam keamanan sistem. Antivirus juga akan memindai device untuk mendeteksi dan membersihkan malware serta memberikan update otomatis untuk memberikan perlindungan terbaik.
- Jangan klik link dari sumber tak terpercaya: Phishing tetap menjadi cara termudah bagi hacker untuk memasang malware pada device-mu. Penipuan berbentuk phising ini mendorong orang agar membuka email atau mengklik tautan yang tampaknya berasal dari bisnis yang sah dan memiliki reputasi yang baik. Tautan tersebut nantinya dapat mengarahkan pengguna ke situs web palsu di mana mereka diminta untuk memasukkan detail informasi pribadi.
- Instal firewall: Firewall dapat mencegah serangan jahat dengan memblokir semua akses tidak sah ke dalam jaringan komputer pribadi. Selain software antivirus, firewall memberikan penghalang ekstra terhadap malware, sehingga mengurangi kemungkinan adanya serangan.
- Berhati-hati saat menginstal software: Pasalnya, Trojans menggabungkan social trick sehingga sangat penting untuk mendidik pengguna internet atau klien website tentang ancaman tersebut. Pengguna juga harus berhati-hati saat menginstal software baru di sistem mereka atau saat mengklik link maupun membuka attachment email.
- Melakukan backup secara rutin: mengurangi serangan ransomware dengan melakukan backup komputer anda secara berkala. Lalu, update selalu versi terbaru OS pada sistem atau PC. Jika file terkunci, kamu cukup menghapus sistem dan melakukan reboot dari cadangan yang sudah disiapkan.
- Menggunakan password yang kuat: adalah salah satu cara terbaik untuk mencegah atau mengurangi kerusakan yang disebabkan oleh keylogger. Menggunakan kata sandi yang kuat yang terus Anda perbarui secara teratur dapat membantu Anda tetap aman dari ancaman keylogger. Gantilah password anda setiap 3-6 bulan sekali.
referensi:
https://www.dewaweb.com/blog/pengertian-malware-pentingnya-dewaguard/
https://glints.com/id/lowongan/malware-adalah/#.Y3dV2XZByMo
https://www.logique.co.id/blog/2019/04/08/dampak-serangan-malware/#:~:text=Malware%20dapat%20memberikan%20akses%20kepada,web%2C%20dan%20lain%2Dlain.
https://www.microsoft.com/id-id/security/business/security-101/what-is-malware
https://www.academia.edu/36425921/Pengertian_Malware_program_jahat_dan_Jenis_jenisnya