Rabu, 20 Juli 2022

 

Penerapan Web Science di dalam Teknologi Informasi

Web Science

Web Science berasal dari dua kata yaitu Web dan Science. Web atau biasa yang dikenal website adalah sebuah kumpulan halaman pada suatu domain di internet  yang dibuat dengan tujuan tertentu dan saling berhubungan serta dapat diakses secara luas melalui halaman depan (home page) menggunakan sebuah browser. Sedangkan untuk Science yang dimaksudkan disini adalah sesuatu yang berhubungan dengan sumber ilmu pengetahuan yang memberikan manfaat bagi kehidupan manusia dan seluruh isinya.

Web Science adalah ilmu yang mempelajari tentang efisiensi atau pemanfaatan dari sebuah web, agar dapat dirasakan manfaat dan kegunaannya pada banyak bidang di dalam kehidupan sehari-hari. Secara singkat, Web science adalah ilmu pengetahuan untuk membuat dan memanipulasi web. Di dalam web science kita belajar bagaimana memberdayakan suatu sumber daya virtual sebagai media komunikasi praktis. Dengan tampilan web yang menarik dan abtraktik agar memunculkan minat orang banyak untuk membaca web tersebut. Contoh-contoh nyata yang sudah diterapkan dapat dilihat pada bidang komersil atau bidang ekonomi, bidang sosial dan bidang pendidikan.

Contoh penerapan web science dalam teknologi informasi

  1. Dalam Bidang Pendidikan: Teknologi dalam bidang pembelajaran terus menerus mengalami perkembangan seiring perkembangan zaman. Berbicara Teknologi Informasi, bagi kita yang sering browsing menggunakan Internet sehari-hari, makalah Teknologi Informasi dan Komunikasi sering dijumpai, kombinasi teknologi audio/data, video/data, audio/video, dan internet. Internet merupakan sumber belajar dan sebagai alat komunikasi yang murah dimana memungkinkan terjadinya interaksi antara dua orang atau lebih. Kemampuan dan karakteristik internet memungkinkan terjadinya proses belajar mengajar jarak jauh (E- Learning) menjadi lebih efektif dan efisien sehingga dapat diperoleh hasil yang diinginkan sebagai pemenuhan kebutuhan dibidang informasi yang kita butuhkan.
  2. Bidang Kesehatan: Pemanfaatan Teknologi Informasi dalam bidang kesehatan salah satunya ialah sistem yang berbasis kartu cerdas (smart card). Sistem ini dapat digunakan juru medis untuk mengetahui riwayat penyakit pasien yang datang ke rumah sakit, karena dalam kartu tersebut para juru medis dapat mengetahui riwayat penyakit pasien. Contoh lainnya ialah digunakannya robot untuk membantu proses operasi pembedahan serta penggunaan komputer hasil pencitraan tiga dimensi untuk menunjukkan letak tumor dalam tubuh pasien.
  3. Sektor Perbankan: Dalam dunia perbankan, contoh penerapan Teknologi Informasi adalah telah diterapkannya transaksi perbankan lewat internet atau dikenal dengan Internet Banking. Beberapa transaksi yang dapat dilakukan melalui Internet Banking antara lain transfer uang, pengecekan saldo, pemindahbukuan, pembayaran tagihan, dan informasi rekening. Bahkan penarikan uang, pengecekan saldo hingga transfer antar bank melalui mesin ATM juga merupakan pemanfaatan Teknologi Informasi dalam bidang perbankan.
  4. Bidang Bisnis: Dalam dunia bisnis yang sangat erat kaitannya dengan transaksi jual-beli, pemanfaatan Teknologi Informasi dapat dimanfaatkan pula untuk sarana perdagangan secara elektronik atau dikenal sebagai E-Commerce. E-Commerce adalah penyebaran, pembelian, penjualan, pemasaran barang dan jasa melalui system elektronik seperti internet atau televisi, atau jaringan komputer lainnya. E-dagang dapat melibatkan transfer dana elektronik, pertukaran data elektronik, sistem manajemen inventori otomatis, dan sistem pengumpulan data otomatis.
  5. Perusahaan: Penerapan Teknologi Informasi telah banyak digunakan oleh para usahawan. Kebutuhan efisiensi waktu dan biaya menyebabkan setiap pelaku usaha merasa perlu menerapkan Teknologi Informasi dalam lingkungan kerja. Penerapan Teknologi Informasi menyebabkan perubahan pada kebiasaan kerja. Misalnya penerapan Enterprice Resource Planning (ERP). ERP adalah salah satu aplikasi perangkat lunak yang mencakup sistem manajemen dalam perusahaan. 
Security Information Management (SIM) 
Security Information Management (SIM) adalah praktik mengumpulkan, memantau, dan menganalisis data terkait keamanan dari log komputer dan berbagai sumber data lainnya. Sistem manajemen informasi keamanan (SIMS) dapat membantu mengotomatiskan praktik ini untuk mengurangi upaya manual dan meningkatkan efisiensi program SIM dan program keamanan siber organisasi yang lebih luas.

Security Event Management

SIEM adalah singkatan dari Security Information and Event Management. Teknologi SIEM ini digunakan untuk mengumpulkan informasi keamanan yang berasal dari data log pada jaringan, aplikasi, dan hardware dan mengkorelasikan informasi tersebut menjadi suatu output.

Security Information and Event Management (SIEM) telah menjadi solusi keamanan yang diandalkan perusahaan untuk melakukan deteksi dini terhadap serangan siber. Walaupun sudah banyak perusahaan yang menggunakan solusi SIEM—khususnya SIEM tradisional, perusahaan masih perlu memastikan tentang efektivitas solusi SIEM yang digunakan saat ini, karena besar kemungkinan bahwa SIEM yang saat ini sudah digunakan belum berperan maksimal untuk melindungi perusahaan dari serangan siber yang semakin kompleks. 


Sumber:

https://nadsepriani97.wordpress.com/2016/04/17/web-science/

https://bpsdmd.ntbprov.go.id/wp-content/uploads/2018/05/Teknologi-dan-aktivitas-dalam-kehidupan-manusia.pdf

https://www-techtarget-com.translate.goog/searchsecurity/definition/security-information-management-SIM?_x_tr_sl=en&_x_tr_tl=id&_x_tr_hl=id&_x_tr_pto=sc

https://phintraco.com/solusi-siem-modern-untuk-atasi-serangan-siber/

Tugas Keamanan Sistem Operasi

Keamanan Sistem Operasi Jelaskan apa fungsi dan peranan sistem operasi pada komputer! Fungsi utama sistem operasi :  Mengelola sumber daya ...