MANUSIA DAN CINTA KASIH

Cinta adalah perasaan yang lahir dari hati
seseorang , timbul dengan sendirinya, tidak melihat waktu dan usia, suatu asa
untuk ingin menyayangi dan memiliki, seperti perasaan cinta ibu kepada anak
nya, perasaan cinta tuhan kepada umat nya yang bertaqwa. cinta yang tulus akan
menimbulkan nilai2 kejiwaan yang selalu tulus dan berserah.
Cinta adalah suatu perasaan yang positif dan
diberikan pada manusia atau benda lainnya. Bisa dialami semua makhluk.
Penggunaan perkataan cinta juga dipengaruhi perkembangan semasa.
Perkataan senantiasa berubah arti menurut tanggapan, pemahaman dan
penggunaan di dalam keadaan, kedudukan dan generasi masyarakat yang
berbeda. Sifat cinta dalam pengertian abad ke-21 mungkin berbeda
daripada abad-abad yang lalu. Ungkapan cinta mungkin digunakan untuk
meluapkan perasaan seperti berikut:
- Perasaan terhadap keluarga
- Perasaan terhadap teman-teman
- Perasaan yang romantis atau juga disebut asmara
- Perasaan yang hanya merupakan kemauan, keinginan hawa nafsu
- Perasaan sesama atau juga disebut kasih sayang
- Perasaan tentang atau terhadap dirinya sendiri
- Perasaan terhadap sebuah konsep tertentu
- Perasaan terhadap negaranya atau patriotisme
- Perasaan terhadap bangsa atau nasionalisme
Unsur – Unsur Cinta
Menurut Dr. Sarlito W. Sarwono cinta memiliki 3 unsur:
- Keterikatan
Adanya perasaan untuk hanya bersama dia, segala prioritas untuk dia,
tidak mau pergi dengan orang lain kecuali dengan dia, ada uang sedikit
beli hadiah untuk dia.
- Keintiman
Adanya kebiasaan dan tingkah laku yang menunjukkan bahwa antara anda
dengan dia sudah tidak ada jarak lagi panggilan formal seperti bapak,
ibu saudara digantikan dengan sekedar memanggil nama atau sebutan sayang
dan sebagainya.
- Kemesraan
Adanya rasa ingin membelai dan dibelai, rasa kangen rindu kalo jauh
atau lama tak bertemu, adanya ungkapan ungkapan rasa sayang dan
seterusnya.
3 Tingkatan Cinta
- Cinta Terhadap Tuhan Yang Maha Kuasa
- Cinta Terhadap Kerabat ( Ayah, Ibu, Kakak, Adik, Kekasih, Istri, anak dan keluarga)
- Cinta terhadap materi
Cinta Menurut Ajaran Agama
3 Tingkatan cinta di dalam koridor Agama Islam..
Pertama adalah cinta utama yaitu kecintaan kepada Allah dan Rasulullah
yg telah disyariatkan untuk ditinggikan di atas segala cinta.
Kedua, cinta sewajarnya yg merupakan fitrah cimta manusia kepada
makhluk, baik kepada manusia (anak, pasangan hidup, orangtua) maupun
kepada popularitas, jabatan dan harta benda.
Ketiga adalah cinta hina atau cinta nafsu yaitu mamakala ada kecintaan
pd dunia dan isinya yg sampai2 berhasil melalaikan, menghalangi atau
melebihi dari cinta kepada Allah dan Rasul-Nya.
Batasannya adalah aturan Allah. Penilaian dan hukum ini didasarkan atas 3 hal.
Pertama,atas sebab apa munculnya perasaan cinta? Apakah dari sebab yg dibenarkan atau dari sebab yg menyimpang?
Kedua, apa ekspresi yg dimunculkan dr perasaan cinta tersebut? Apakah
ekspresi yg sesuai aturan Allah ataukah ekspresi yg menyimpang?
Ketiga,apa dampak yg muncul setelah ada perasaan cinta, apakah berdampak
menguatkan ketaatan kepada Allah ataukah justru melalaikan dari
ketaatan.
Maka semua itu butuh manajemen cinta yang benar,yang berlandaskana
keimanan kepada Allah dan Rasul-Nya agar segala ekspresi cinta bisa
ditumbuhkan dalam ekspresi cinta sewajarnya dan yang halal.
Bentuk-bentuk cinta
Kasih sayang
Kasih sayang adalah perasaan sayang, perasaan cinta atau perasaan
suka kepada seseorang. Dalam kehidupan berumah tangga kasih sayang
merupakan kunci kebahagiaan. Kasih sayang ini merupakan pertumbuhan dari
cinta. Dalam kasih sayang sadar atau tidak sadar dari masing-masing
pihak dituntut tanggungjawab, pengorbanan, kejujuran, saling percaya,
saling pengertian, saling terbuka, sehingga keduanya merupakan kesatuan
yang bulat dan utuh.
Kemesraan
Kemesraan berasal dari kata dasar mesra, yang artinya perasaan
simpati yang akrab. Kemesraan ialah hubungan yang akrab baik antara pria
dan wanita yang sedang dimabuk asmara maupun yang sudah berumah tangga.
Kemesraan pada dasarnya merupakan perwujudan kasih saying yang
mendalam.
Pemujaan
Pemujaan adalah salah satu bentuk cinta manusia terhadap Tuhannya
yang diwujudkan dalam komunikasi ritual. Pemujaan manusia kepada Tuhan
adalah inti nilai dan makna kehidupan sebenarnya. Tuhan adalah pencipta,
tetapi Tuhan juga penghancur segalanya, bila manusia mengabaikan
perintahnya. Karena itu ketakutan manusia selalu mendampingi hidupnya
dan untuk menghilangkan ketakutan itu manusia memuja-Nya.
Belas Kasihan
Dalam cinta sesama manusia menyebutnya dengan belas kasihan untuk
membedakan antara cinta kepada orang tua, pria-wanita, cinta kepada
Tuhan. Cinta disini lebih ke penderitaannya, sebagai manusia kita
bersimpati terhadap nasib atau keadaan yang di derita orang lain.
Cinta Kasih Erotis
Cinta kasih erotis adalah kehausan akan penyatuan yang sempurna.
Dalam cinta kasih erotis terdapat eksklusivitas yang tidak terdapat
dalam cinta kasih persaudaraan dan cinta kasih keibuan. Kerap kali
eksklusivitas ini disalah artikan sebagai suatu ikatan hak milik. Cinta
kasih erotis itu esklusif hanyalah dalam artian seseorang dapat
menyatukan diri secara lengkap dan intensif hanya pada satu orang lain
saja. Cinta kasih hanyalah merupakan perbuatan kemauan dan mengikat diri
saja sehingga pada dasarnya tidak perlu dipedulikan siapa kedua orang
yang terlibat didalamnya.
Sumber :
https://id.wikipedia.org/wiki/Cinta
http://yanaang.blogspot.com
https://bimarb.wordpress.com/2016/03/20/manusia-dan-cinta-kasih-ilmu-budaya-dasar-3/